Rabu, 26 Mei 2010

Permintaan Darah Golongan A Meningkat

DEPOK, Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail mengatakan bahwa Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok mengabarkan kepada dirinya bahwa permintaan masyarakat Depok terhadap golongan darah tipe A sangat tinggi. Padahal, golongan darah tipe A tersebut jarang disumbangkan masyarakat untuk saat ini. "Sebetulnya permintaan golongan darah tipe A tidak hanya diminati warga Depok melainkan Bogor dan sekitarnya. Tapi saya mengakui permintaan golongan darah jenis A sangat lah tinggi," terang Nur Mahmudi, Rabu (26/5).
Nur Mahmudi mengatakan, informasi tingginya permintaan golongan darah tipe A tesebut diketahuinya saat menyambangi PT Toa Golva Industries pada Senin (24/5) lalu, dalam acara bahkti sosial donor darah. Disana lah tercetus bahwa permintaan golongan darah tipe A untuk saat ini sangat tinggi. "PMI tidak mampu memenuhi golongan darah tipe itu, makanya saya mengajak warga Depok untuk berpartisipaso menyumbangkan darah, apalagi bagi mereka yang memiliki darah tipe A," ujarnya.
Mantan Menteri era Gus Dur itu menegaskan, donor darah sangat bermanfaat bagi dunia kesehatan, khususnya Kota Depok. Pasalnya, setetas darah yang disumbangkan masyarakat akan bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan. "Saya berharap kita tidak kekurangan stock darah, saat ini kita kekurangan stock darah tipe A, maka jangan sampai stock darah tipe lainnya jangan sampai kekurangan," tuturnya.
Nur juga menghimbau kepada pegawai Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) bergolongan darah A untuk mendonorkan darahnya. "Bagi mereka yang memilik darah A dan ingin mendonorkannya berarti mereka sangat mulia karena mereka akan mengisi stok kelangkaan golongan tersebut dan dapat menolong sesama manusia," terangnya.
Anggota DPRD Kota Depok Fraksi Partai Demokrat Sutopo menyambut baik ajakan wali kota agar masyarakat mendonorkan darahnya terutama bagi darah bertipe A. "Kalau saat ini kita kekurangan darah golongan A ya, tidak ada salahnya masyarakat melakukan partisipasi mendonorkan darahnya untuk membantu sesama," kata dia.
Ia mengingatkan, donor darah jangan dilihat hanya untuk kepentingan sesaat, melainkan kepentingan jangka panjang. "Ya, saat ini kita tidak membutuhkan darah tersebut, tapi suatu waktu, bisa kita, saudara kita yang membutuhkannya. Tidak ada salahnya kita mendonorkan darah selama kita mampu secara fisik," terang Sutopo.

0 komentar: