
DEPOK, Warga Kampung Sindangkarsa, RT003/006, Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, digemparkan dengan penemuan bayi laki-laki berusia 10 hari. Diduga bayi tersebut sengaja dibuang oleh orangtuanya. Saat ditemukan, bayi malang itu berada dalam sebuah kardus dan menangis.
Sugiman (49), warga yang pertama kali menemukan bayi menuturkan, dirinya tidak menyangka jika bungkusan kardus warna cokelat itu berisi bayi. Saat itu, dirinya hendak melaksanakan solat subuh di masjid. “Sekitar jam 04.30 WIB. Saya kaget dengar suara bayi di kardus. Saya pikir suara kucing,” kata Sugiman saat dikonfirmasi, Minggu (7/11).
Melihat kondisi bayi, Sugiman pun langsung meminta istrinya untuk mengurus sejenak. Karena tidak memiliki perlengkapan bayi, istri Sugiman terpaksa menggunakan alat seadanya. “Yang penting tidak kedinginan. Kasihan saya lihat bayi kedinginan. Kok tega orang tuanya buang anak sendiri,” kata Sugiman.
Dia menuturkan, tidak memiliki kecurigaan terhadap tetangga sekitar sehingga Sugiman tidak mengetahui siapa orang tua yang tega membuang bayi tersebut. “Sepertinya tidak ada ibu hamil yang baru melahirkan di sekitar sini,” katanya. Sugiman pun melaporkan kasus ini ke pengurus RT setempat. “Sama Pak RT saya kemudian melapor ke Polsek Cimanggis,” kata dia.
Kasat Reskrim Polres Depok Kompol Ade Rahmat Idnal menduga bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap yang sengaja dibuang. Dia menjelaskan, tidak ada tanda-tanda kekerasan atau tanda khusus di tubuh bayi. “Kasus ini sudah ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Depok,” ujarnya singkat.
Terpisah, Kanit PPA Polres Depok, AKP Gusti Ayu Supiati mengatakan, saat ini bayi tersebut dititipkan ke Rumah Sakit Dr. Soekanto Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil visum rumah sakit. “Secara umum kondisinya terlihat sehat. Sekarang bayinya dititipkan di RS Soekanto,” katanya
Minggu, 07 November 2010
Warga Sindangkarsa Dikejutkan Penemuan Bayi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar