Jumat, 26 November 2010

Maling Gasak Toko Komputer


Toko komputer di Jalan Margonda Raya Depok resah dengan beredarnya kawanan maling belakangan ini. Setidaknya, dalam waktu dua pekan sudah tiga kali aksi pencurian terjadi. Kali ini, kawanan maling menyatroni toko komputer, Fentacom di Jalan Margonda Raya No 521, Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji. Kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta.

Penta Ilham Satria (25) pemilik toko mengaku mengatahui kejadian tersebut dari Jaka, pemilik ruko pukul 06.30 WIB. Penta syok mendengar kabar tersebut dan langsung menuju tokonya. Dia menduga kawanan maling menggasak tokonya pada Jumat (26/11) dini hari, usai tokonya tutup. Kemarin, Penta pulang dari tokonya pukul 23.30 WIB. “Kemungkinan mereka membobol toko saya setelah mengintai sebelumnya,” kata Penta di Polresta Depok, Jumat (26/11).

Penta sudah lama menyewa ruko milik Jakan untuk usahanya. Ini kejadian pertama yang menimpa Penta. Selama ini, dia mengaku aman-aman saja. “Pak Jaka yang menelfon saya dan memberitahu kalau toko saya kemalingan,” kata Penta.

Dua unit laptop, beberapa flasdisk, scanner, cartridge dan modem berhasil digasak kawanan maling. “Belum dihitung pastinya berapa. Namun diperkirakan sekitar Rp 20 juta,” aku Penta.

Dia mengaku tidak memiliki musuh atau masalah dengan orang lain sehingga tidak dapat menduga siapa pelakunya. Rasa curiga muncul di benak Penta saat melihat kondisi tokonya. Kawanan maling diduga masuk melalui genteng dengan menjebol plafon. Padahal, dirinya sudah membatasi dinding dengan kawat untuk mempersempit ruang gerak pencuri. “Maling masuk juga,” katanya heran.

Kendati demikian, Penta tidak memiliki kecurigaan terhadap orang dalam sebagai pelakunya. “Saya hanya heran kok bisa ya lubang sekecil kertas HVS dimasuki orang,” ungkapnya. Dugaan Penta, pelaku berjumlah dua orang. “Pelakunya pasti membobol toko setelah saya pulang dan tutup toko,” kata dia.

Kejadian ini membuat resah penggiat usaha di seputar Jalan Raya Margonda. Padahal, sebelumnya kawasan ini aman dari ancaman maling. Mereka meminta pengamanan di wilayah tersebut diperketat sehingga tidak terjadi tindak kriminal.
Indra, salah satu karyawan showroom motor di Jalan Margonda Raya mengaku cemas setelah mendengar kejadian tersebut. Showroom motornya hanya terpisah beberapa ruko saja dari toko yang disatroni maling. “Ada rasa khawatir malingnya akna kembali lagi. Kalau belum tertangkap kami jadi was-was,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Beji AKP Ngadi menyatakan bahwa pihaknya akan meningkatkan patroli untuk meminimalisasi terjadinya pencurian di wilayah Beji.

0 komentar: